LIMA TAHUN DISELINGKUHI 29 "Kamu bisa membohongi orang lain, Reksa! Tapi jangan berharap bisa membohongiku. Kamu juga bisa menipu Kemala dengan mudah! Tapi jangan pernah berharap bisa melakukan itu padaku!" Mas Rashad berkata geram sambil menatap nanar pada Mas Reksa. Tangannya masih mencengkeram kerah baju adiknya itu dengan sangat kuat, hingga buku-buku jarinya terlihat jelas. "Mas ...." Mas Reksa tampak begitu ketakutan. Kedua tangannya gemetar memegang tangan Mas Rashad, seperti khawatir tangan kekar itu akan beralih pada lehernya. Wajahnya seketika memucat. Aku memindai kedua adik beradik itu dengan seksama. Menimbang, apa maksud kalimat yang baru saja diucapkan oleh Mas Rashad? Apakah sebenarnya Mas Reksa sedang lempar batu sembunyi tangan? "Sekarang katakan di mana Maisa

