Bab 15

1009 Kata

Aline sampai di mansionnya, dia lalu naik ke atas kamarnya dan mengunci rapat pintunya. Dahlia dan Jason masih belum pulang, Aline kembali sendirian. “Mom ... Dad ...,” ucap Aline lirih. Napas Aline rasanya tercekat, dia sempat berpikir apakah ini semua adalah balasan dosa karena dia tidak menurut dengan orang tuanya ikut pergi ke luar negeri? Dulu Aline memaksa untuk tetap di Indonesia agar bisa selalu bertemu dengan Julian, Monica dan Maria. Aline menjadi takut semua ini adalah karma, dia takut kehilangan sahabat yang lainnya. Aline menekuk lututnya dan meringkuk, pakaiannya lusuh. Kemeja pemberian Gerald kotor. Tak ada habisnya Aline menangis, bayangan wajah Julian dan kejadian di rooftop terus menghantuinya. Dia merasa berdosa dan bersalah. Seandainya dia menurut kepada orang tuany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN