Satu Minggu berlalu. Sarah sudah tergelatak lemas di atas brankar dengan memakai pakaian serba hijau. Di sebelahnya ada Lessa yang kini tersenyum kecil ke arahnya. Kedua tangan mereka saling bertaut demi memberikan kekuatan untuk satu sama lain. Air mata bening mengalir dari ujung mata Lessa. Bibirnya yang pucat dan kering terbuka dengan perlahan. "Terima kasih ya, Ma, sudah hadir lagi dalam hidup Lessa. Terima kasih, Mama masih ingat Lessa. Terima kasih Mama mau peluk Lessa. Terima kasih juga Mama yang ternyata masih ada di dunia ini. Lessa sayang Mama. Maaf, Ma, Lessa belum bisa bahagiain Mama sama Papa." Cairan bening itu juga menerobos kedua mata Sarah. Genggaman tangannya kian erat. "Mama juga sayang Lessa. Maafin Mama yang tidak ikut merawat dan membesarkan kamu. Maafin Mama yang
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


