BAB 32 MAMA

2879 Kata

Nando melangkahkan kakinya seperti orang kesetanan. Wajahnya basah. Matanya memerah. Rambutnya pun acak-acakan. Napas anak itu semakin memburu. Dengan sekali hentakan kaki, pintu rumahnya terbuka dengan sangat keras. Kedua kaki Nando melangkah lebar-lebar. Keringatnya sudah sampai di mana-mana. Wajahnya memanas. Jantungnya berdetak dengan kencang. Kepalanya seakan hendak pecah karena banyaknya pertanyaan yang menguasainya. "Mama!" Suara berat Nando menggelegar begitu kerasnya. Paru-parunya seperti terhimpit akibat napasnya yang tercekat di tenggorokan. Kedua tangannya terus terkepal erat hingga kuku-kuku tangannya tampak memutih. Nando langsung menahan langkahnya saat menemui kedua orangtuanya yang tengah berpelukan di ruang tengah. "Nando!" Pak Burdi tampak gembira melihat keberadaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN