Entah apa yang merasukiku semalam. Kenapa sih tiba-tiba ngaku gitu sama Mas Adam. Setan apa sih yang merasukiku tadi malam? Harusnya biarin aja dipendam, nggak usah pake diungkapin segala, Amel. Sialan emang, kenapa jadi gini sih? Sebetulnya, aku sudah lama suka Mas Adam. Lamaaa banget. Sewaktu masih SMP, masa-masa di mana anak remaja mulai paham mana cowok ganteng yang enak dipandang lama-lama. Setelah bertahun-tahun nggak ketemu Mas Adam, rasa suka itu sedikit terlupakan. Namun, ketika kami kembali dipertemukan dalam ikatan perjodohan hingga akhirnya menikah, perasaan suka itu kembali bangkit menjadi cinta. Semalamam aku nyaris tak bisa tidur karena memikirkan pengakuanku yang mendadak. Sampai-sampai aku bangun kesiangan. Berjalan mengendap-endap, aku menempelkan telinga di pintu. Sep

