Bab 13. Tahu Diri

1157 Kata

Pada akhirnya, Paul kehilangan kendali karena tidak bisa menahan dirinya. Katherine terbaring diam di atas ranjang, tatapannya kosong seperti cangkang yang telah ditinggalkan jiwa. Tubuhnya remuk, nyeri mencengkeram di berbagai sudut tubuhnya, menyisakan perih yang tak terkatakan. Kedua tangannya masih terborgol, terkulai lemah tanpa daya. Ia bahkan tak lagi mencoba melepaskan diri. Pergelangan tangannya memerah, terluka oleh besi yang mengikat, seolah menjadi saksi bisu dari kebrutalan yang dilakukan oleh Paul. Mereka melakukannya, melakukan sesuatu yang tidak pernah dilakukan dulu. Paul membiarkan fantasi tergelapnya mengambil alih, menjadikan setiap jeritan dan rasa sakit Katherine sebagai semacam kepuasan yang sakit. Itu belum cukup untuk meredam kebenciannya, tapi setidaknya mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN