"15 menit lagi kita berangkat ke lokasi rapat selanjutnya ya." "Rapat lagi? yang benar saja. Kapan aku bisa santai kalau begini. Aku butuh menghabiskan uangku yang terus saja bertambah." "Ini yang terakhir, aku janji setelah ini selesai kau boleh melakukan apapun." "Benarkah? termasuk jika aku ingin libur dua hari? tanpa diganggu?" "Benar." Erika memicingkan matanya terlihat ragu namun juga tampak cukup senang mengingat akhirnya ia bisa bersantai setelah minggu yang begitu padat karena banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan di perusahaannya karena perusahaannya yang akan bekerja sama dan mulai mengekspor produknya ke negara-negara yang belum memasok parfumnya selama ini. Ini menjadi minggu yang begitu panjang tanpa istirahat bagi Erika, ia tidak pernah bekerja sekaras ini sebelumnya.

