“Mas kenapa sih oma kamu suka banget bikin acara seperti ini?” Kaila menoleh pada pria yang sedang mengemudi di sampingnya. Pria itu mengenakan kemeja yang lengannya digulung hingga siku. Walau rapi namun tetap terlihat santai. “Oma dulunya mantan ibu-ibu arisan. Jadi paling seneng kalo ngumpulin keluarga di rumah kayak gitu. Rame katanya.” Kaila terkekeh geli mendengar jawaban Jagad. “Ada-ada aja deh.” Dulu, Kaila pernah sekali di undang ke pesta neneknya Jagad. Tidak tepat di undang, namun Jagad lah yang memaksanya untuk ikut menemani dirinya menghadiri acara rutin itu. Untuk tujuan yang sama sekali berbeda dengan sekarang. Beberapa bulan lalu, pria itu meminta Kaila untuk berpura-pura menjadi kekasihnya agar orangtua dan keluarganya yang lain tidak terus menerus mendesak pria itu unt

