Raya POV Raya merasa tekanan darahnya jadi naik beberapa poin karena kejadian hari ini. Selama ini ia memang terbiasa bersabar setiap sang ibu meminta bantuannya untuk masalah keuangan. Meski jengkel, ia tetap mengusahakan memenuhi permintaan sang ibu. Biar bagaimanapun, itu ibu kandungnya. Tapi hari ini rasanya sudah berlebihan. Ibunya sudah dengan sengaja meminta uang pada Damar, yang secara tak langsung jadi menjual dirinya pada mantan pacarnya itu. Sambil duduk di kursi taman rumah sakit memperhatikan orang lalu lalang di antara taman bunga, Raya menghela nafas. Selain ibu kandungnya yang sudah membuat masalah, kelakuan Damar juga membuatnya tak habis pikir. Ia teringat pada kata-kata Damar tadi. Mantannya itu, kenapa jadi setega itu padanya? Memaksanya tetap tinggal meski Raya sudah

