Raya POV Raya berlari cepat keluar dari kamar rawat inap Damar dengan air mata menggenang di pelupuk. Ia sudah mengikhlaskan sang mantan yang telah menikah, dan telah berulang kali menolak untuk kembali bersamanya. Tapi melihatnya berciuman dengan istrinya begitu ternyata menyakitkan juga. Terlebih lelaki itu memperlakukan Raya sangat mesra, bahkan menciuminya berulang kali selama dua minggu Raya menungguinya di rumah sakit. Dan Raya sukses terbuai. Mulutnya memang menolak, tapi badannya selalu takluk. Akhirnya, Raya merasakan akibat perbuatannya sendiri. Hatinya sekarang serasa disayat sembilu tajam. Aih, cinta memang membuatnya jadi benar-benar kehilangan akal. Raya yang biasanya selalu dapat berpikir rasional jadi serasa tak punya logika bila urusannya sudah menyangkut Damar. Tapi kal

