KIA POV Hari ini aku kembali ke rumah tante Lusi diantar oleh Ares dan dia baru saja pergi ke kantornya, sementara aku sudah berada di depan pintu rumah milik tante Lusi. Aku menekan bel dan menunggu orang rumah keluar. Cukup lama sampai pintu terbuka dan munculah tante Lusi di balik pintu tersebut. Ia tersenyum ramah padaku, menyambuku dengan penuh bahagia. Aku pun merasa begitu bahagia setiap kali bisa bersama denganya, entah apakah ini perasaan dimana sangat diinginkan dalam sebuah keluarga dan perasaan memiliki seorang Ibu. Aku tersenyum lebar, memeluk beliau dengan begitu erat. Kemudian kami masuk ke dalam rumah dengan tangan tante Lusi yang tak pernah bosan menggenggam tanganku. Kelembutan itu sekali lagi aku rasakan setelah hari pertama aku bertemu dengan tante Lusi dan juga om

