Dokter Selly menarik Abizar keluar dari kamar rawat Gema, untuk bertanya perihal apa yang sebenarnya telah terjadi. Pasalnya, anak yang tadinya begitu aktif tersebut berubah murung. Lebih bayak menghabiskan waktunya untuk tidur dibanding berceloteh seperti biasa, dan jelas itu tidak bisa dikatakan baik. Kondisi psikis Gema patut dipertanyakan. Apalagi nafsu makannya memburuk. Abizar yang turut menyadari hal itupun akhirnya terbuka, tak keberatan menceritakan semuanya. Cukup membuat Dokter Selly terkejut dan tampak sama terlukanya dengan Gema. " ... Aku enggak nyangka kalau Kiara akan setega itu akhirnya," pungkasnya. "Sekarang aku mengerti perasaan Gema. Dia terbiasa dibahagiakan dengan keyakinan bahwa ibunya menyayangi dia, dan hari itu semua keyakinannya runtuh." Lelaki itu membenamk

