Adam berdiri di samping ranjang cucunya sembari merapalkan doa-doa. Begitu menerima kabar bahwa Gema mengalami kecelakaan di sekolah, ia langsung bergegas. Apalagi lokasi Abizar masih cukup jauh dari rumah sakit, sementara Gema pasti membutuhkan persetujuan wali sebelum dokter melakukan tindakan. Begitu sampai rumah sakit tadi, Gema langsung mendapatkan penanganan. Para petugas dengan cekatan memasang infus, memeriksa, lalu membawa anak itu ke bagian radiologi untuk rontgen. Beruntung, Gema dibawa ke rumah sakit tempat di mana Dokter Selly bertugas. Jadi, semua lebih sigap, apalagi mendengar riwayat penyakit Gema. Septian merasa sangat bersalah. Niatnya membantu Gema agar tidak jatuh, tetapi secara tidak langsung malah ia yang menyebabkan celakanya anak itu. Raut juga jerit kesakitan Gem

