23. Seperti Tidak Asing

1630 Kata

Marigold berdiri tepat di belakangku dengan sorot mata yang membuat merinding. Sorot mata yang begitu mirip dengan sorot mata gagak hitam yang bertengger di jendela kamar tempo hari. "Salam Yang Mulia Ratu," ucapnya. Walau dia berbicara sambil tersenyum, tapi entah kenapa aku merasa tidak tenang. Apa ini hanya kebetulan saja, tapi aku tidak mungkin salah melihat sorot matanya yang sekilas ditunjukannya padaku tadi. "Salam, Marigold," balasku membalas sapaannya. Aku belum bertanya pada Logan, bidang apa yang dikerjakannya sebagai penasihat kerajaan. Kenapa dia bisa berada di sini? Apa dia adalah penasihat bidang keamanan kerajaan? "Aku tidak pernah menemukan seorang Ratu seperti anda, Yang Mulia," ucapnya dan membuatku menyerahkan busur yang tadi berada di tanganku kepada pemiliknya. Pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN