Zean segera meletakkan ponsel sebelum sang istri keluar dari kamar mandi. Bisa gawat jika tahu bahwa ia sempat bermain saat sedang menjaga anak-anak. "Sayangnya ayah bangun, ya?" Mengangkat tubuh kecil bayinya dengan hati-hati. Sejujurnya Zean masih sering dag dig dug saat harus menggendong bayinya, takut jatuh. Menggendong boneka saat les jauh berbeda dengan bayi sungguhan. "Kenapa Vanilla nangis?" tanya Binar ketika keluar dari kamar mandi. "Masa nggak tahu sayang tahu tahu nangis aja mungkin dia lapar," jawab Zean. "Dia tadi sebelum tidur udah minum ASI kok, banyak lagi. Apa jangan-jangan digangguin kakaknya?" Binar mengalihkan tatapan pada anak sulung yang sedang berbaring. "Enggak kok Ata lagi tidur eh sejak kapan dia tidur?" Zean tidak menyadari. Biner duduk di samping sang sua

