Nindya semakin merasa takut saat Budi meraba celana yang dekat dengan selangkangannya hingga membuat Nindya langsung melotot mengerutkan alisnya panik nyaris mengedor pintu rumah Rina sudah siap menaruh tangannya ke depan pintu siap mengedor dengan kaki terangkat sebelah. Tetapi ternyata Budi hanya ingin mengambil handphone mewahnya itu dari kantong celananya. Betapa malunya Nindya sekarang saat tersadar bahwa Budi hanya ingin mengambil handphonenya. Nindya pun kini terkejut sungguh tak menyangka. Melihat handphone Budi yang berkelas itu. Nindya sekarang semakin merasa yakin, kalau Budi adalah orang yang kaya raya. Nindya lalu menghela nafasnya pelan agar tidak di sadari Budi merasa sangat lega sekaligus tenang. Dengan wajah nyengir konyol malu-malu kucingnya Budi langsung menyodorkan ha

