Wajah cantik Jasmine terlihat begitu lesu, langkah kaki yang biasanya berjalan penuh semangat, kini berjalan pelan seolah-olah tidak tahu tujuan. Sepanjang jalan memasuki gang rumahnya. Pikiran Jasmine hanya dipenuhi masalah uang buku yang harus dibayar. Berbicara dengan kedua orang tuanya saja sudah cari mati, bagaimana meminta duit. Jasmine menatap rumahnya yang sudah terlihat. Ingin sekali rasanya Jasmine tidur, setelah bangun, hidup seperti ini adalah mimpi. Jasmine sangat ingin di dunia nyata, Ia memiliki hidup yang bahagia dan penuh dengan kekayaan, tapi tetap saja itu hanya khayalan yang selalu Jasmine impikan. Jasmine, menyusun sepatu sekolahnya di rak samping pintu.Tidak ada teriakan Jasmine yang mengatakan sudah pulang seperti biasanya. Ia langsung mencari Ibu dan tantenya, b

