"Ini pesanannya, selamat menikmati!" Tasya meletakkan pesanan makanan dari meja 6, kemudian kembali ke dapur untuk mengantarkan pesanan lainnya dengan senyum sumringah. Langkah Tasya terasa ringan dalam melakukan pekerjaan hari ini. Ia senang, masalah kegundahan hatinya sudah terselesaikan, dan kini Ia juga sudah berpacaran dengan James. "Cieee, cerah amat sih wajahmu! Akhirnya sudah punya pacar, ya?" Nuel terlihat ingin tahu. "Apa sih, kak? Kepo amat!!" "Hahaha, sepertinya benar! Kamu memang harus mencoba pacaran, biar masa mudamu gak terlewat begitu saja." 'Yah, mungkin ada baiknya aku pacaran.' Tasya tersenyum, dia merasa pilihannya untuk berpacaran itu benar. Ia dapat merasakan hari-harinya menjadi lebih bewarna. "Dihh, senyum-senyum! Ini antar pesanan, gih!" "Hahaha." Tasya

