WASTING TIME

1632 Kata

Waktu berjalan begitu cepat hingga lift telah sampai di lantai tiga puluh delapan. Karena arah ke ruangannya melewati ruang rapat, ia harus menggunakan koridor yang sama dengan Gadisnya. Valgar terus berjalan di belakang Ambar dan membiarkannya masuk ke ruang kaca begitu saja. Karena tidak ada pilihan lain, ia pun juga kembali ke ruangannya. Di kantin. Karena tidak melihat Ambar dari tadi, teman-teman Susan yang lain pun menanyakan keberadaan Ambar padanya. ‘’Di mana Ambar? Apakah dia tidak makan siang?’’ ‘’Karena tidak ingin makan siang, jadi dia memutuskan untuk kembali ke ruang kaca.’’ Agzek yang berada di ruang penjagaan terakhir tidak menyangka bahwa Tuannya akan kembali secepat ini. Melihat Tuannya kembali dengan raut wajah kesal, ia pun segera mendatangi Valgar dan bertanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN