Bab 44

1107 Kata

Kakak perempuanku yang biasanya kusapa, Mbak yu mengajakku pergi ke pasar. Pagi sekali, bahkan disaat matahari masih di kaki langkit. Udara di bumi pun masih dingin, sebab itu aku menggunakan cardigan warna merah maroon, lengkap dengan kerudung bewarna nude. Akan ada acara besar di pondok nanti malam, tapi Mbak yu mengajakku ke pasar bukan untuk urusan itu, melainkan karena dia ngidam pengen makan nasi urap Bu Sri yang hanya buka pagi hari. Mbak yu memang tengah hamil dua bulan, dan dengan alasan itu sejak satu minggu kemarin dia uda pengen makan Nasi urap Bu Sri. Kuliner yang cukup terkenal di daerah kami. Setiba di pasar, langit tak lagi gelap. Semburat kekuningan kini bercampur dengan warna biru yang tak lagi gelap. Suasana di pasar sibuk, apalagi di ruko tempat nasi urap Bu Sri biasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN