Bab 77

1365 Kata

"Bunda, Ara mau cerai." Di hari minggu yang cerah aku datang ke rumah Bunda. Tentunya bukan hanya sekadar mampir biasa. Ada niat lain kenapa aku berkunjung di sini. Apalagi kalau bukan mengadukan kelakuan Mas Adam pada Bunda. Aku mendengar nasehat entah dari mana, yang masih kuingat jelas. Nasehat itu bilang, jika kelakuan suamimu buruk, maka adukan lah pada ibu mertuamu bukan pada Ibu kandungmu. Agar Ibu mertuamu bisa menasehati anaknya. Aku rasa nasehat itu sangat bijak. Sebab itulah aku datang ke rumah Bunda. Bunda yang selalu menyuruhku untuk mampir ke rumahnya pun menyambutku dengan sangat baik. Sayangnya aku membawa kabar yang kurang baik yang pasti akan menganggu kesenangannya. Aku datang ke rumah Bunda sendirian. Mas Adam ada kerjaan jadi hari minggu harus tetap lembur. Kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN