Bab 40: surat Aku ingat sekali dimana aku menyimpan surat itu. Di area menara yang kupendam dalam tanah beserta kotak kayu milik Jonathan. Aku merasa lega ketika tau kotak itu masih ada di sana. Masih utuh bersama surat-suratnya. Tapi ada yang mengganjal pikiranku, karena letak kotak kayu yang tak sedalam seperti yang ada diingatan. Atau hanya aku saja yang salah ingat? Ya tampaknya. Setelah mengembalikan kondisi tanah yang tergali kembali seperti semula, aku dan teman-teman pun duduk di bawah menara. Kotak kayu itu sudah tidak kotor, aku bersihkan dengan ari keran yang ada di dekat menara. Kini kotak itu aku letakkan sembari kupandangi bentuknya. Ah, hatiku entah kenapa mendadak sesak. mungkin karena ingatan ketika aku menguburnya mampir di dalam benak. Sekelebat datang seolah menginga

