ROBEK

1237 Kata

Kuat banget tenaganya. Ajeng, berusaha sekuat mungkin ingin menjauhkan Panji dari tubuhnya. Terutama menjauhkan bibir Panji darinya. Cuma semakin dia mencoba melepaskan kedua tangannya yang dikekang oleh Panji, membuat tenaganya habis tanpa membuat pria itu bergeser sedikitpun dari atas tubuhnya. Oh, bagaimana ini? Apa Ajeng memang membuatnya marah sampai ujungnya seperti ini? Bagaimana cara Ajeng membuat Panji menjauh darinya? Sulit sekali! Ajeng jadi menyesal sudah berani memancing Panji. Apa dia kini bisa membebaskan diri? "Pak, waras dikit coba! Gimana kalau istri Bapak tahu?" Dan akhirnya ada celah juga saat Ajeng hampir kehabisan napas, Panji yang menyadarinya. Dia menjauhkan bibirnya dari Ajeng. Meski masih tersengal-sengal, Ajeng tak peduli, dia mengingatkan Panji. Kalau bol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN