“Itu pacar kakak?” Rasi mendongak. Menatap kakaknya yang memegangi sebuah foto dengan kedua tangannya. Lembar foto mungkin enam kali empat sentimeter. Tubuhnya yang kalah tinggi dengan Rama susah payah berjinjit. Merengek, penasaran ingin melihat lebih dekat foto yang dibawa kakaknya. “Hahaha ... apa sih, Ras. Kamu tuh masih kecil. Nggak boleh pacar-pacaran gitu.” Kalimat Rama membuat wajahnya tertekuk sebal. Bersungut-sungut, melipat tangannya di d**a. “Apanya yang masih kecil. Orang udah dua hari loh sejak aku masuk SMA. Kecil dari mananya, Kak? Sini ih! Rasi mau lihat!!!” Ia tidak peduli dengan himbauan kakaknya. Tubuh kecilnya melompat. Tapi dengan gesit juga Rama menarik tangannya ke atas. Semakin menjauhkan foto yang ada di tangannya dari Rasi. “Ihh ... nanti sobek loh kal

