“El, tunggu!” Markus berlari kencang. Tak peduli mobilnya yang belum terparkir dengan lurus. Tak peduli jas dan kemejanya yang berantakan. Berlari mengejar Elle yang berjalan cepat menjauh darinya. “Pak tolong parkirkan mobil saya ya. Kuncinya taruh resepsionis saja,” ucap Markus. Ia tak mau keteledorannya berbuntut panjang. Berhenti beberapa detik berbincang dengan seorang penjaga parkir hotel yang biasa merapikan mobil. Dua pria, satu pria lagi sudah memegang kunci milik mobil Elle. Mereka saling bertatapan, membiarkan Markus melewati tubuh mereka berdua begitu saja. “Tampaknya urusan rumah tangga,” bisik salah satu penjaga yang memegang kunci mobil Markus. Sementara teman di sebelahnya menganggukkan kepalanya. “Iya, baru kali ini aku lihat pasangan berantem pas mau ch

