Tanpa sepatah katapun Ibu meninggalkan ruang tamu sambil membawa paper bag berlogo toko kue favorit Riyo dan Sasha. Wanita itu masuk ke lebih dalam rumah begitu saja. Sementara Madilyn terpaku di tempatnya berdiri sejak beberapa menit yang lalu. Selanjutnya terdengar celotehan demi celotehan bergantian yang terlontar dari mulut Riyo, Sasha dan Saveri. Saling menyalahkan, saling membenarkan dan saling bekerja sama melawan musuh di dalam game Mobile Legend yang sedang mereka mainkan. Tawa riang khas Saveri sesekali terdengar dari dalam. Jenis tawa yang dulu menjadi favorit Madilyn. Hanya Saveri yang memiliki tawa lepas seperti itu. Tawa yang mampu membuat orang lain tertular untuk ikut tertawa. Sangat menunjukkan bahwa Saveri adalah orang yang ramah hanya dari tawanya saja. “Wow, cheese

