Saveri tidak menunjukkan reaksi kaku seperti Madilyn. Dia terlihat luwes membalas sapaan Sasha seolah mereka telah kenal cukup lama. “Hallo, Sasha,” ucapnya. Perhatiannya teralihkan pada sesuatu yang tampil di layar ponsel gadis kecil itu. “Kamu suka main game ya? Mobile Legend, right?” Senyum lebar menghiasi wajah cantik Sasha dan anak perempuan mengangguk senang. Selain menyukai hal-hal berbau teknologi yang dirancang untuk membuat sistem komputer, anak-anak Madilyn juga menyukai game online dan salah satunya adalah Mobile Legend yang baru saja disebutkan oleh Saveri. Kalau tidak diatur sedemikian rupa waktu bermain ponsel mereka, bisa dipastikan kedua anak itu bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam lamanya hanya untuk bermain game lewat ponsel. “Aku udah Epic. Riyo masih Master,”

