Alena turun dari mobil. Senyum wanita itu mengembang ketika sampai di depan sebuah rumah mewah. Dia tahu bahwa lelaki itu akan selalu memperlakukannya dengan baik. "Silakan masuk, Nona!" Alena mengangguk. Lalu berjalan masuk ke dalam sana. Beberapa kali wanita itu berdecak kagum menatap interior rumah tersebut. Mewah, elegan dan megah. Semua fasilitas ada. Dia merasa seperti sedang berada di luar negeri. "Ini rumah Anda, Nona," ucap pria tersebut. "Di mana Bastian?" tanya Alena tampak bahagia. "Maaf, Nona. Tuan hanya meminta kami agar mengantar Anda ke sini. Nanti Tuan akan menemui Anda," jelas pria tersebut. Alena mengangguk. Dia sudah bahagia karena mendapatkan rumah sebesar ini. Baginya, ini lebih dari apapun. "Kalau begitu saya permisi, Nona," pamit pria tersebut. Wanit

