"Ck, kau makan seperti rebutan saja," sindir Bastian. Lelaki itu bergidik ngeri melihat cara makan istrinya yang seperti orang yang sesat. Apalagi dengan bibir belepotan seperti itu. "Aku lapar sekali, Tuan. Aku tidak sempat makan karena kebanyakan makan hati," celetuk Bee. Bastian langsung terdiam dan menatap istrinya dengan perasaan bersalah. Apa dia memang egois karena sudah membawa Alena ke dalam rumah tangga mereka. "Maaf," ucap Bastian pelan. "Kenapa harus minta maaf, Tuan Suami? Kau tidak salah!" Bee melemparkan sebyum miris. Wanita itu kembali melanjutkan makannya. Sejak hamil dia memang sedikit rakus dan ingin makan hal yang aneh-aneh. "Tuan, bolehkah aku minta mangga muda?" pinta Bee seraya menampilkan wajah menggemaskannya. "Tidak," tolak Bastian tegas. "Ck, ke

