Seolah Nyata

1290 Kata

Kami semua terkejut melihat Fatin yang kembali tak sadarkan diri. Kali ini dia tidak menutup kedua matanya, mata Fatin malah melotot keduanya. Hal itu yang semakin membuat kami takut. Apa lagi yang terjadi padanya? Kenapa Fatin masih seperti ini dan tidak bisa kembali seperti biasanya? Aku juga tidak melihat ada yang aneh disekelilingnya, yang menjadi alasan kondisi Fatin seperti ini. “Mir, Fatin kenapa?” tanyaku pada Mira. Mira menggeleng cepat, air matanya tampak tidak terbendung. “Aku nggak tau, El. Tadi, Fatin memintaku untuk mengambil air minum. Saat aku kembali lagi, dia sudah seperti ini,” jawab Mira terisak. Aku langsung menoleh pada Yandi, dia juga menatapku lama. Yandi seperti ingin mengatakan sesuatu padaku. “Kalian jangan khawatir, sebaiknya kita membaca ayat suci Al-Qur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN