Alaina terbangun karena keinginannya untuk ke kamar mandi. Perlahan dia mengangkat tangan Langit yang melingkari pinggangnya lalu segera ke kamar mandi. Dilihatnya jam dinding. Waktu masih pukul tiga pada pagi hari. Segera dia masuk ke dalam kamar mandi untuk menuntaskan keinginannya buang air kecil. “Alaina?!” teriakan kencang dari Langit menganggetkan Alaina yang duduk di toilet, “Alaina?!” teriak Langit lagi. “Ya?” Alaina menyahut lalu segera menyelesaikan buang air kecilnya. Segera dia membuka pintu kamar mandi. Pikirannya sudah melayang ke mana-mana. Takut jika ada perampok, “ada apa? Ada penyusup?” dia khawatir melihat Langit yang berjalan mondar-mandir di kamar. Langit segera berhenti bergerak saat melihat Alaina keluar dari kamar mandi. Segera dia menyongsong wanita itu lalu me

