“Dia pikir Ayahmu dan Rani masih terlibat perasaan dan dia takut kalau Rani meninggalkannya.” “Mama tahu masa lalu Ayah?” Alaina terkejut. Dia kira mamanya tidak tahu apapun. Kia mengangguk, “Ayahmu orang yang terbuka, Na. Dia mengatakan semuanya pada mama dan dia bilang sudah enggak ada perasaan apapun pada Rani. Dan mama percaya.” “Apa ayah memang mudah melupakan Mama Rani?” Kia tersenyum, “butuh perjuangan mama untuk mendapatkan hati Ayahmu saat mengetahui Rani dihamili Permana. Ayahmu patah hati dan mama berusaha selalu ada bersamanya.” Alaina mendengar itu semua. Jadi mamanya berjuang demi mendapatkan ayahnya. “Cinta datang secara enggak disangka, Sayang.” Ucap Kia masih melulur Alaina, “butuh kesabaran dan kekuatan untuk meyakinkan seseorang bahwa dia masih ada yang mencintai

