Thirty Eight

1621 Kata

“Kamu sering main ke Indonesia, Dean?” tanya Sophia ketika makan siang. Di meja itu berkumpul keluarga Anezaki ditambah Dean Gariando. Bukan Dean Gariando namanya menyerah di tengah jalan. Dia membuang semua malunya dan tetap makan di rumah Nami meskipun gadis itu tidak mengacuhkannya. “Lumayan, Tante. Kadang di sini bisa sampai sebulan.” “Ke Indonesia sudah main ke kota mana aja?” Tampaknya Sophia sangat menyukai Dean. Nami pikir ibunya sudah terjebak pesona pria menyebalkan serta licik itu. Dia harus menyadarkan ibunya secepat mungkin agar tidak terjerat terlalu dalam. “Belum banyak, baru sekitaran Bandung, Surabaya, Yogja, Bali, Lombok, Lampung, dan Palembang,” jawab Dean dengan santai. Prinsip Dean, untuk mendapatkan anaknya maka harus melalukan pendekatan dengan orangtuanya terleb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN