“Kita bisa kembali bersama ke New York minggu depan,” kata Dean ketika keduanya kembali bertemu keesokan harinya. “Aku berencana menambah satu atau dua minggu lagi di sini.” Dean mengernyit keheranan. “Ada saudaraku yang akan menikah minggu depan dan aku akan datang karena sudah berjanji. Lalu aku akan ke Bandung. Mencari beberapa inspirasi di sana.” “Kau keberatan bila aku menambah satu atau dua minggu lagi di Indonesia?” tanya Dean penasaran. Kali ini Nami yang menatapnya dengan tatapan terkejut. “Sepertinya ke Bandung akan terasa menarik.” “Kau banyak pekerjaan di New York. Apa kau berniat bangkrut?” Nami tertawa geli. “Jeremy akan menangani semuanya. Dia aku pekerjakan memang untuk saat-saat seperti ini,” jawabnya dengan santai. Nami mengangkat bahunya kemudian tersenyum. “Walaupu

