Nami diajak ke kebun sayuran serta buah-buahan milik Rose yang berada di belakang rumah. Halaman belakangnya cukup luas serta dipenuhi oleh berbagai tanaman sayuran dan buah-buahan. Kali ini ia mengajak Nami untuk memanen buah plum, rasberi, bluberi, blackberi, stroberi, ceri, anggur, dan apel. Ada juga beberapa buah-buahan yang belum matang sempurna. Rose juga mengajak Nami memetik sayur mayur. Ia ingin Nami memasak makan siang mereka dengan menu masakan Indonesia. “Cobalah plum ini, dia sangat manis,” kata Rose sambil menyodorkan buah plum yang telah ia buka kepada Nami. Nami yang tangannya kotor karena tanah menerima suapan dari tangan Rose. “Sangat manis, bukan?” “Manis sekali!” ucap Nami dengan perasaan gembira. “Lebih manis daripada yang sering aku beli di pasar swalayan.” “Buah-b

