Jangan mengucapkan cinta pada istriku, Berengshake!! *** "Maaf. Kami tidak bisa membantu. Jika saja anak Anda tidak mengandung, mungkin dia bisa selamat." "Mohon maaf. Kami sudah mencoba sebisanya. Namun, janin yang berada dalam kandungan anak Anda membuat kami tidak leluasa untuk menyelamatkan anak Anda." Dua ucapan dalam kondisi berbeda namun memiliki artian serupa membuat Alarick tak dapat menopang tubuhnya sendiri hingga ia hanya dapat mencengkram besi pada ranjang. Perkataan dokter tersebut terngiang di kepalanya. Napas Alarick memberat. Dia menatap dokter di hadapannya dengan tatapan tajam. "Dokter, kau harus merahasiakan ini dari istriku." Dokter itu mengerjap kaget dan mengerutkan alisnya dengan bingung. "Kenapa... Saya harus merahasiakannya? Pasien harus tahu dengan kondisiny

