"Kau yakin Alarick masih di LA?" Suara itu datang dari salah satu orang yang berdiri di depan mansion megah milik sahabatnya. Mereka bertiga berdiri dengan alis mengernyit heran. Sedangkan yang satunya lagi hanya membuka pagar mansion itu dengan santai. "Kita masuk saja." Santai Darren dan masuk ke dalam halaman mansion tanpa permisi. Baru saja Makiel dan Felix berniat mengikuti, namun ternyata orang yang mereka khawatirkan keluar dengan santai dari pintu manison. Ketiga orang di sana kompak saling lirik. "Apa kau yakin berita itu benar? Siapa tau itu hoax." Kata Makiel pada Felix dan Darren. Felix mendelik jengah. "Jelas-jelas terlihat sekali Alarick, Valerie, dan Kakek Dami di kamera. Mana mungkin itu hoax?" Makiel balas mendelik juga. "Pak Tua tidak tahu, ya? Zaman sekarang sudah

