21. Jatuh

1265 Kata

Adrian berteria sekuat tenaga, Erina juga sama halnya dengan dirinya. Teriaka keduanya membuat burung-burung yang sedang hinggap menjadi panik dan berterbangan. Untungnya, Adrian berhasil menggapai tangan gadis itu. Wajahnya ketakutan karena jurang dibawah nya begitu dalam dan menganga. "Tenanglah, aku memegang kuat tanganmu!" Ia melihat ketakutan di wajah Erina, ada rasa iba saat tangannya memegang erat gadis yang baru ia nikahi ini. "To-tolong, jangan lepaskan aku!" pintanya. Ia menatap mata Erina yang teduh dan memancarkan kecemasan. “Tenang! Biar ku angkat dan pegang tanganku erat-erat!” “Tolong jangan lepaskan tanganku, aku mohon tetap pegang tanganku ini!” rintihnya sekali lagi. Erina menangis ketakutan membuat Ardrian tak tega, amarahnya seketika hilang saat tadi mereka berten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN