20. Jangan Sentuh!

1720 Kata

Erina tak bisa tidur hingga beberapa menit lamanya semenjak berbaring. Pikirannya tak fokus, sesekali melihat ke arah tempat tidur. Takut pria itu tiba-tiba terbangun. Membayangkan itu sekarang ini membuatnya merasa ngeri, tak mau kalau-kalau nanti ada tangan yang menggerayanginya. Sofa tempat ia berbaring rasanya benar-benar empuk dan menyenangkan. Ia tersenyum sembari menatap langit-langit kamar, untungnya bantal di sofa juga ada jadi dia langsung saja memakainya. 'Semoga saja jika aku benar-benar tidur dia tak bangun dan melakukan sesuatu yang buruk,' batinnya seraya berdoa sebelum tidur. Tapi, untuk beberapa saat, matanya ternyata sulit sekali ia pejamkan. Hingga suatu jam lamanya tak kunjung bisa terpejam. Ia mencoba menghitung beberapa bunga di atas tempat tidur dan hampir akan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN