Kebenaran Yang Mengejutkan

1305 Kata

“Sudah abaikan saja dia,” kata Rani yang baru saja keluar. Menenteng kantung kreseknya. Berjalan di antara Dong Hoo dan Ji Woon. Karena langkah jengkelnya, ia pun tersandung kakinya sendiri. Badannya terdorong ke depan. Dengan gerakan refleks, Dong Hoo dan Ji Woon memegang masing-masing lengan Rani. “Kau baik-baik saja?” tanya Ji Woon. Sedikit membungkukkan badan. Menatap Rani. Rani juga menatapnya dengan badan masih setengah membungkuk. Pipinya berubah semu. Jantungnya berdegup tak karuan. Kemudian, berdehem. Meluruskan punggung. Menghempaskan tangan Ji Woon. “Mari kita pergi, Dong Hoo.” Rani menggandeng tangan Dong Hoo. Masuk ke dalam taksi. Sementara itu, Jae Kyung tengah berdiri dengan satu tangan di masukkan dalam saku. Satu tangan lainnya, memegang ponsel yang menempel pada tel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN