Hye Jin gugup tidak karuan. Tidak menjawab. “Apa ada orang lain di tempat itu selain anda dan Pak Jae Kyung?” “Ya. Ada.” “Lantas, kenapa anda mengatakan kepads penyidik jika hanya ada kalian saja?” “Aku berbohong.” Pengacara bergigi agak tonggos itu mengernyit. “Nona Hye Jin.. Anda baru saja mengatakan apa?” “Aku berbohong. Semua kejadian itu—hanyalah kebohongan. Pak Jae Kyung.. Tidak pernah menyentuh saya sedikit pun.” Semua yang ada di ruangan terkejut. Saling berbisik. Jaksa penuntut melebarkan mata. “Nona Hye Jin.. Saya tanya kepada anda. Apa anda dalam kondisi mabuk sekarang? Atau.. Ada seseorang yang mengancam anda?” “Tidak ada.” “Saya pertegas sekali lagi—jadi, kejadian p*********n itu tidak pernah ada? Dan, anda hanya mengarangnya?” “Iya.” “Anda melakukan ini atas dasar

