T I G A P U L U H D E L A P A N

2855 Kata

“Yah, kita enggak bisa ketemu lagi dong, Sa?” sesal Al, sembari merangkul Mahesa. “Kelar hari terakhir ini, langsung makan-makan yuk! Anak-anak pada ngajakin.” “Gue enggak bisa. Soalnya mesti beres-beres buat—” “Ah, enggak asyik lo!” sembur Al. “Atau jangan-jangan Dira masih posesifin lo ya? Enggak ngebolehin lo deket-deket gengnya Yulia, ya?” Tangan Mahesa yang hendak mengambil snellinya dari loker mendadak terhenti, mendengar nama mantan istrinya disebut Al. Benar, sekarang Indira sudah resmi menjadi mantan istri Mahesa. Seminggu yang lalu, seorang pengacara utusan Indira datang ke kos Raga dengan berkas tuntutan perceraian dan surat kuasa untuk Mahesa. Mahesa masih ingat hari itu, di pagi hari di mana Mahesa baru saja pulang dari tugas malam, seorang dengan kemeja biru berdasi,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN