*** Setelah mendengar semua cerita Aluna, Brayen benar-benar sangat terpukul, jiwanya terguncang sangat hebat. Keinginan menggendong seorang bayi kecil sudah lenyap seketika, habis terbawa angin kelaraan. Brayen sangat menyesal dengan semua kebodohan yang telah pernah ia perbuat, dosa yang kini harus ia terima sangat menyakitkan hati. Dulunya, Brayen tidak pernah menginginkan anak itu, sama sekali tidak merasa tertarik dengan kedatanganya di rahim Aluna. Bahkan Brayen sangat enggan menyentuhnya saat masih ada di dalam kandungan. Sekarang, Brayen hanya bisa melihat foto-foto tiga dimensi hasil USG Aluna beberapa bulan yang lalu, bayi berjenis kelamin laki-laki seperti harapannya selama ini. Lalu, Brayen bisa melihat foto seorang bayi yang sangat kecil, dengan tubuh yang ma

