Bab 28. Ayrell Ryan Reezqy

1790 Kata

*** Pagi-pagi sekali, Aluna sudah lebih dulu bangun. Ikut memasak bersama Bi Nina di dapur. Ia akan memasakan masakan spesial untuk mamahnya, agar tante Diana mau makan dengan banyak, karena masakan itu dibuat anaknya sendiri. Wangi tumis bayam bercampur telur puyuh itu kini berhasil membius rongga hidung tante Diana yang baru saja keluar dari dalam kamar. Kondisi tubuhnya jauh lebih membaik, sekarang ia sudah tidak merasaka pusing lagi, bisa berjalan sendiri tanpa bantuan. Ini benar-benar ajaib, kepulanga Aluna ke rumah ini benar-benar menjadi obat yang paling ampuh untuknya. "Al, kamu masak?" tante Diana kini ikut berdiri di samping Aluna, mengintip masakan yang sedang dimasak anaknya itu. Aluna hanya mengangguk, lalu tersenyum manis. "Mamah kan udah lama nggak aku masakin,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN