Suasana sedih menyelimuti kota. Di pinggir-pingir jalan berjajaran banyak lilin yang dinyalakan. Karangan bunga juga terhampar di halaman markas. Banyak orang yang bersedih atas kejadian itu. Kabar duka yang sangat menyayat hati semua orang. Gugurnya pahlawan membuat semua hati merasa pilu. Para ayah, suami, dan juga anak yang sangat didambakan kepulangannya. Nyatanya, mereka tak dapat kembali ke dalam kehangatan keluarga. Mereka hanya menyisakan nama dan beragam penghargaan yang diberikan oleh para atasannya. Suara tangis itu mengisi tiap rumah. Para istri dan anak yang menunggu kehadirannya. Tapi, malah kabar duka yang harus pulang ke rumah mereka. Kabar meyakitkan itu harus mereka terima. Sementara kerinduan yang sangat besar berkecamuk di dalam hatinya. Itu seperti angin ribut yang

