Suara Pria di Kamar Mirna

1497 Kata

Aku mengerjapkan mata ke arah jalanan yang mulai sepi. Rasa penat di tubuh membuatku berkali-kali membetulkan letak duduk di hadapan kemudi. Lampu penerang jalan yang kekuningan menyiram suasana jalan dilewati kulewati yang mulai sepi, membuat kepalaku sedikit berkunang. Kembali menghela nafas mengusir segala rasa letih jiwa dan hati yang kulewati hari ini. Rapat perusahaan yang barusan kulalui dari pagi sampai hampir sore menyisakan tak hanya kisah pilu tapi juga pembelajaran yang sangat banyak. aku tak hanya harus mengganti uang perusahaan yang telah aku ambil selama setahun, tapi juga aku harus merelakan posisi ku yang selama ini ini menjadi nomor satu dan pertama sebagai pimpinan dan pengambil kebijakan di perusahaan itu di serahkan pada orang lain. Dewan komisaris dan pemegang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN