Kenyataan yang begitu pahit yang di rasakan yu yan tak mampu ying jie menyenyah kan nya dari perasaan yu yan yang sangat kacau.
Yung jie perlahan melepas genggaman tangan nya yang mencengkeram lengan yu yan.
Ia melihat beberapa bulir airmata yang jatuh membasahi pipi yu yan saat itu , kesakitan yang di derita nya pun tiada orang lain yang mengetahui nya.
Ying jie turun dari tempat tidur yang dimana ia telah mengungkung yu yan di bawah nya.
Rasa bersalah menyelimuti pikiran ying jie saat ini , karena tidak mampu menjaga yu yan dengan baik.
Sedari dulu ia selalu menganggap yu yan sebagai adik nya walaupun kedekatan mereka tidak seperti kedekatan nya dengan youning.
Karena yu yan ialah tipe wanita yang tidak pernah bergantung oleh siapa pun ,
Ia terhitung wanita yang sangat gigih.
Namun ying jie pun tidak pernah menyadari semua itu , yang ia tau yu yan tak kalah beda nya dengan youning .
Yang selalu merengek setiap menginginkan sesuatu dari ying jie.
Ying jie mendekati yu yan dan mengusap airmata nya lalu membantu nya untuk duduk dan di sandarkan tepat di sudut tempat tidur.
“ maafkan aku , ake benar-ben..” ucap ying jie terjeda ,
Ketika yu yan menyela ucapan yung jie lalu berkata,
“ bukan kamu yang salah , dan tidak ada yang salah dalam hal ini.” Ucap yu yan dengan menggenggam tangan yung jie.
“ jadi , anggap saja aku memang wanita panggilan yang kamu beli.
Dan perlakukan aku selayaknya seperti sesuatu yang sudah kamu pesan.
Karena nanti nya bukan hanya kamu saja yang akan membeli ku.
Dia sudah menjual ku juga kepada yang lain. “ terang yu yan lagi.
Setelah mengatakan itu , terlihat rona wajah ying jIe yang seketika berubah menjadi marah.
Yu yan pun juga melihat ying jie yang mengepalkan tangan nya begitu sangat erat hingga terlihat otot-otot pada peredaran darah nya.
Yu yan mendekati ying jie ,
Dan dengan berani ia mulai memeluk ying jie kemudian meletakkan satu tangan nya untuk ia letakkan tepat di d**a ying jie.
Setelah itu yu yan mengusap-usap pelan d**a ying jie.
“ tidak seharus nya kamu ikut memikirkan semua ini.
Aku akan berusaha mengembalikan uang mu , dan aku hanya ingin dirimu bahagia.
Sampai saat ini pun kamu juga masih menginginkan tongli untuk menjadi istrimu.
Jadi leluasakan hati mu. “ ucap yu yan yang memeluk ying jie dari belakang.
Ying jie membalikkan tubuh nya lalu mendekatkan wajah nya pada wajah yu yan ,
Sangat dekat ,
Lalu menempelkan kening nya pada kening yu yan.
“ Haruskan aku menjadikan hubungan ini nyata? “ ucap ying jie lalu mengecup bibir yu yan.
Tongli yang sedang menunggu ayhan karena perjanjian nya dengan ayhan yang akan menyatukan nya dengan tongli.
Ayhan ingin mengajak tongli untuk menemui ying jie.
Tetapi ayhan tidak dapat menemui ying jie karena ying jie yang tidak bisa menemui ayhan ,
Dan sekarang ayhan yang tidak ingin mengecewakan tongli lebih memilih nya untuk mendatangi pasar malam yang terdapat di tengah kota shanghai.
Ayhan sangat meminta maaf untuk semua itu , karena tidak menepati janji nya untuk mempertemukan nya dengan ying jie.
Tadi nya tongli merasa sangat kecewa ,
Tapi kelucuan ayhan yang kini membuat tongli menjadi luluh dan mulai mengembangkan senyumnya kembali.
“ Apa kau senang? “ tanya ayhan keoada tongli yang masih memakan gula-gula milik nya.
“ Aku senang sekali ,
Tapi seharus nya ada ying jie disini. “ ucap tongli
Yang tiba-tiba menunjukkan wajah sedih nya karena kekecewaan nya.
“ aku benar-benar minta maaf ,
Lain kali akan aku pastikan dulu jika ying jie akan bisa menemui mu. “ kata ayhan dengan menggenggam tangan tongli.
“ Aku akan menunjukkan wahana yang paling seru disini.” Ucap ayhan ,
Dan lalu membawa tongli untuk menuju wahana yang di katakan oleh ayhan.
Ayhan dan tongli berjalan lumayan jauh untuk mencapai wahana itu , dan setelah tongli melihat nya ia merasa sangat senang karena melihat komedi putar yang sangat besar.
Dan terdapat banyak pilihan yang bisa tongli naiki.
“ ayo naik.” Ajak ayhan ,
Dan hanya di tanggapi tongli dengan anggukkan.
Tongli wanita yang sangat di manjakan oleh kedua orang tua nya , namun ia belum sama sekali merasakna kebahagiaan yang dimana sangat nyata.
Dan saat menjalin hubungan dengan ying jie pun tongli juga tidak pernah merasakan hal seperti ini.
Senyum serta tawa nya tidak pernah hilang dari bibir nya ketika ia sedang bersama ayhan.
Seakan ia melupakan luka hati yang juga selalu di pendam nya.
“ Terimakasih ayhan.” Sorak tongli saat menaiki komedi putar bersama ayhan
“ Ingatlah sesuatu ,
Jika hati mu sedang dalam keadaan kacau maka ingatlah aku.
Dapat aku pasti kan , kau akan segera mengembangkan senyuman dan melupakan semua persoalan itu. “ ucap ayhan.
Yang setia berdiri di samping tongli , menjaga nya agar ia tidak terjatuh dari beberapa item yang sedang di naiki nya sekarang.
“ Bisakah di percaya ucapan mu? “ kata tongli .
“ Sedangkan kau berjanji untuk mempertemukan ku dengan ying jie ,
tapi semua itu tidak terpenuhi.” Lanjut ucap tongli dengan memanyunkan bibirnya dan sontak membuat ayhan terkekeh karena itu.
“ bukan kah aku sudah meminta maaf atas kesalahan ku ini? “ ujar ayhan mantap.
“ Iya iya ayhan,
Aku hanya bercanda. “ jawab tongli dengan terkekeh setelah mendapati perkataan ayhan.
Kini ying jie dan yu yan telah sampai di rumah mereka ,
Yu yan berjalan melangkahkan kaki untuk menuju ke kamarnya.
Sebelum yu yan bemar-benar memasuki kamar nya , ying jie terlebih dulu menggapai tangan nya lalu menarik nya pelan dan membawa nya dalam pelukan ying jie.
“ Aku sangat memohon kepada mu , tetaplah disini.” Kata ying jie yang masih memeluk yu yan.
“ Aku akan berusaha untuk itu.” Ucap yu yan lirih.
Seakan-akan ia sudah sangat tidak mampu membendung semua kenyataan yang sudah menimpanya.
Yu yan sangat tidak ingin jika ia membebani hidup seseorang untuk melindungi nya karena mungkin sampai kapan pun yu yan tidak akan mampu membalas kebaikan itu.
“ berjanjilah , aku memohon pada mu. “ kata ying jie ,
Dan dengan cepat saat ia melepaskan pelukan kemudian ia malah berlutut teoat di deoan yu yan.
“ apa yang kau lakukan ,
Berdiri ying jie jangan seperti ini.” Bentak yu yan ,
Yang sangat berbeda jauh dengan perilaku keseharian nya.
Begitu susah untuk nya untuk membuat ying jie berdiri dan dengan pemikiran yu yan yang dewasa.
Yu yan memsejajarkan tinggi nya denga ying jie.
“ Dan ingatlah suatu hal ?” kata yu yan
Dengan kedua tangan nya di letakkan tepat di pipi ying jie.
“ kamu adalah satu-satunya yang berhak menyuruhku ku untuk tinggal dan pergi.
Itu janji ku pada mu.
Jadi jangan pernah berbuat seperti ini lagi. “
kata yu yan dan memeluk ying jie dengan begitu erat nya.
Bersambung...