Bab 44

1108 Kata

Cahaya putih dari giok itu semakin menyilaukan, mengeluarkan panas yang lembut tapi kuat yang menyebar ke seluruh tubuh Cantika. Setiap luka di kepala, wajah, dan tubuhnya mulai terasa gatal. Darah yang mengalir berhenti, bengkak yang parah menghilang, dan kulitnya kembali halus seperti semula bahkan lebih cerah dan kuat dari sebelumnya. Denyut jantungnya yang hampir berhenti mulai berdebar dengan kencang, penuh energi yang dia tidak pernah rasakan sebelumnya. Napasnya kembali lancar, dan kesadarannya perlahan-lahan kembali. “Apa ini?!” Gumam Cantika. Dengan gerakan yang cepat, Cantika membuka karung yang menutupinya. Cahaya malam menyinari wajahnya yang sudah segar, dan dia melihat langit yang masih mendung tapi mulai terang. Dia berdiri dengan cepat, tubuhnya terasa ringan dan kuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN