Pindah

1213 Kata

Azka tertegun, matanya terbelalak saat bibir Nala menyentuh bibirnya. Bibir tipis yang terasa lembut, membuai dan manis. Gerakan Nala kaku, namun Azka bisa merasakan ketulusan di dalamnya. Azka memejamkan matanya membuka mulutnya untuk membalas ciuman Nala. Azka di tengah persimpangan antara kewarasan dan kegilaan. Tangan yang awalnya menggantung di udara meraih rahang Nala dan membuatnya semakin mendongak. Azka terbuai dan lupa diri saat merasakan tangan Nala makin meremas erat jasnya. Hingga terdengar lenguhan kecil Nala dari bibir yang teredam ciumannya, yang membawa Azka kembali dalam kesadaran. Azka mendorong Nala membuatnya melihat tatapan sayu gadis itu. "Ini gak bener, Nala." Azka bersuara lembut penuh penyesalan seolah apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN