“Mi, ini aku, Rendra.” Wajah Rendra langsung pucat pasi melihat reaksi Mia yang sedingin itu terhadapnya. “Iya, aku tau. Kamu ngapain ada di sini? Aku … aku … aku nggak perlu kamu jenguk. Kamu bisa pulang, kamu bisa pulang, Ndra.” Gadis itu mengusir Rendra. Ia kibaskan tangannya agar Rendra menjauh darinya, dia juga menekuk lututnya dan menyembunyikan kepala di antara kedua lutut itu. “Aku nggak mau ngerepotin kamu.” Mia pun menangis tergugu dan membuat Reni langsung mendekap anaknya. “Mi ….” Rendra tak bisa berkata apa-apa. Apa ini maksudnya? Mia mengingatnya tapi jadi membencinya? Drama apa yang seperti ini? “Aku selalu nemenin kamu di sini, Mi. Dan kamu nggak ngerepotin. Aku calon suami kamu.” Rendra berbicara pelan-pelan sambil mendekati Mia. Blug. Sebuah bantal terlempar ke arah

